Posted by keratonJava@gmail.com, 17 October 2014

Terkadang agar mengerti atau sadar akan sebuah masalah dalam kerja, caranya yang paling baik adalah melakukan sesuatu yang lepas dari konteks kerja, melakukan sesuatu yang sifatnya fun, bermain game, serius game.

Dari game tersebut dapat dianalogikan kedalam kehidupan nyata. Nilai nilai yang ditarik bisa diambil, walaupun aplikasinya tidaklah sesederhana seperti pada saat bermain namun bisa menjadi penyadar, penyegar dan penyemangat akan hal tersebut. Berikut adalah sebuah game yang pernah saya aplikasikan bersama teman teman kerja saya.

Menggambar pemandangan

Dibagi bagi menjadi kelompok per tiga atau per empat orang. Pada bagian pertama, satu kelompok menjadi kelinci percobaan. Mereka harus mengerjakan beberapa gambar : 10 bunga merah, 10 bunga biru, 5 ekor sapi, matahari dan rumput. Dalma waktu 2 menit saja.

Pada bagian kedua, kelompok yang lain melakukan kerja yang sama tapi kali ini yang harus digambar adalah : gambarlah pemandangan dengan bunga merah, bunga biru, sapi di rumput yang hijau. Waktu yang dapat dipakai juga 2 menit saja.

Hasil

Kelompok pertama ternyata fokus akan kuantitas, mereka menggambar bunga, sapi dan matahari serta rumput dengan berusaha agar jumlahnya benar. Walaupun begitu sayangnya hasilnya tidak membentuk sebuah pemandangan. Karena terdapat bunga disini, sapi disana dan matahari yang tidak tepat pada tempatnya. Kelompok yang bekerja pada bagian berikutnya, mengerjakan dengan lebih baik karena mereka fokus akan menggambarkan pemandangan dari pada jumlah bunga, sapi, matahari atau rumput.

Nilai yang diambil

Kelompok kedua bisa membuat pemandangan karena mereka dapat penjalasan bahwa yang diminta adalah menggambarkan pemandangan, mereka mendapat peanjelasan dalam gambaran yang global, mereka mengerti konteks kebutuhan akan sebuah permintaan. Apabila di analogikan ke dunia kerja, maka menggambar bunga, sapi dan rumput adalah kerja yang harus dibuat secara unit tertentu. Sedangkan pemandangan adalah gambaran global mengenai konteks mengapa kita harus mengerjakan unit unit tersebut. Hasil akan menjadi leabih baik apabila team mengerti apa hasil akhir yang diminta, apa gambaran beasar sebuah prduk.

Ini hanyalah salah satu contoh yang dari sebuah permainan serius. Contoh contoh lainnya dapat dicari di internet atau melalui buku buku, selamat untuk mencoba.

Referensi

  • http://www.amazon.com/Gamestorming-Playbook-Innovators-Rulebreakers-Changemakers-ebook/dp/B003XDUCLS/ref=pd_sim_kstore_2?ie=UTF8&refRID=1NK39MYN1E0MXPM4DP89

Tagged with : craftsmanship agile game


comments powered by Disqus